Lamongan Bersholawat: Tradisi Sholawat yang Menggetarkan Hati
Lamongan Bersholawat merupakan rangkaian kegiatan keagamaan rutin di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang mengajak masyarakat melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW untuk mencari keberkahan dan mempererat silaturahmi
Sejarah dan Tujuan Utama
Kegiatan ini sering diinisiasi oleh pemerintah daerah, pondok pesantren, dan lembaga masjid setempat, seperti INSUD Lamongan dan Masjid Agung Lamongan. Tujuannya mencakup peringatan hari besar Islam, haul tokoh ulama, serta tasyakuran pencapaian lokal, sambil menanamkan akhlak mulia Rasulullah sejak dini
Kegiatan Terkini yang Menggema
Pada akhir 2025, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Forkopimda menghadiri Lamongan Bersholawat dalam rangka Haul Gus Dur dan Masayikh Lamongan, menutup tahun dengan lantunan sholawat yang penuh kekhusyukan. Acara serupa di Masjid Agung menyambut 2026 dengan sholawat akbar dihadiri ribuan jamaah, termasuk gebyar sholawat oleh lembaga masjid pada 31 Desember. INSUD juga menggelar INSUD Bersholawat pada November 2024 untuk Dies Natalis ke-16, menarik 12.000 pengunjung dengan penampilan Ustadz Ali Mahrus dan Group Ahbabul Musthofa
Dampak bagi Masyarakat Lamongan
Ribuan warga antusias berpartisipasi, dari santri hingga masyarakat umum, menciptakan suasana syahdu hingga larut malam dengan puncak Sholawat Mahalul Qiyam. Kegiatan ini tidak hanya religius, tapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat keagamaan menuju Lamongan yang berkeadilan







